🫎 Khasiat Amalan Innama Amruhu
Netra= Mata, panca indera penglihatan yang berfungsi menampilkan visualisai dari perekaman obyek dhahir, bathin, dan sir = rahasia tersembunyi (hakekat), baik melalui saluran mata dhahir maupun bathin yang nantinya akan diinternalisasi ke dalam “Sumber Kekuatan Inti Pribadi” anda ; Da = (bila disambung dengan Ha menjadi Daha = Kebodohan, ketidaktahuan, kegelapan),
Fadhilahsurat yasin ayat 82 padepokan ilmu leluhur. Tafsir surat yasin ayat 82. Tentu, bacaan innama amruhu idza aroda syaian. Silahkan di baca sholawat nabi 3 x baca surah yasin 7 x, pada ayat ke 9 baca 11 x baca ayat.
Innamaamruhu idza arooda syaian ayyaquulalahu kun fayakuun 1 x. Search results for "arti dari innama amruhu ida aroda sai an. Allahumma sholli alaa sayyidina mukhammad 113 x. Amalan Pengasihan Innama Amruhu Si Dia Luluh Dalam 11 Hari from meditasi 2 dengan duduk bersila kaki kanan di atas kaki kiri,
Innamaamruhu iza arada syai-an aiyaku lalahu kun fayakun. mantra cewek resah gelisah, minyak pemanggil ruh, gendam buat merayu cwek, ilmu pengasih hembus ke jantung, pengasihan innama amruhu, amalan pelet gendam 5 penjuru, mantra biar mantan rindu, jampi. penyerah, doa agar pria di sukai ama prempuan, ilmu pengasihan jampi aji-aji
INNAMA AMRUHU IZA ARA DA SHAI AN AYYAQUULALAHU KUN FAYA KUUUN” Ni aku galakkan kau baca yang jawi ye. Supaya sebutan tak lari. Bila sampai part “KUN” (berhenti sekejap dan niatkan dalam hati kau apa sahaja hajat kau untuk anak kau. Nak cerdik ke nak pandai ke nak apa sahaja). Kemudian baru sambung “FAYA KUUN”.
INNAMAAMRUHU IDZA AROODA SYAIAN AYYAQUULALAHU KUN FAYAKUUN 1 X. Diteruskan membaca HASBUNALLAH WANI’MAL WAKIL 113 X. selama 15 menit. MEDITASI-MEDITASI RAGA SUKMA. posisi badan tidur terlentang tangan kanan menyilang didepan dada tepatnya menutup puting susu sebelah kiri, sedangkan tangan kiri menutup pusar. baca niat
CaraMengamalkan Surat Yasin Ayat 82 untuk Pengasihan Tanpa Puasa – Bagi Anda yang masih ragu mengamalkan doa pengasihan karena takut dikatakan syirik atau musyrik. Maka solusinya adalah dengan menggunakan mahabbah Surat Yasiin atau pengasihan surat yasiin. Dengan amalan surat yasiin tentunya tidak ada unsur syirik atau musyrik karena doa ini
Tag khasiat amalan innama amruhu. Amalan Pengasihan Innama Amruhu Si Dia Luluh dalam 11 Hari! October 12, 2020. Amalan Pengasihan Innama Amruhu Si Dia Luluh dalam 11 Hari! – Surat [] Baca Selengkapnya. PRODUK UNGGULAN. Paku Besi Kuning; Cincin Kecubung Asihan; Jimat Kekayaan; Pusaka Kujang Siliwangi;
SEMOGABLOG INI BERMANFAAT DAN MENJADI LADANG IBADAH KITA DAN NIATKAN SEMUA AMALAN KITA UNTUK IBADAH KARENA ALLAH TA'ALA. UNTUK MENCARI RIDHO ALLAH Home; Rabu, 13 Mei 2020. Home » » Amalan Do’a Basymakh Sayyidina Isa A.S Amalan Do’a Basymakh Sayyidina Isa A.S.
Homepage/ innama amruhu idza aroda syaian By admin Posted on Januari 3, 2017. Rahasia Khasiat Uang Soekarno. Uang Soekarno adalah pecahan uang kertas dengan bagian depan bergambar Soekarno dan memiliki banyak versi. Uang Read More. Cari untuk: Perhatian. Ilmu dan Amalan di dalam blog ini memerlukan guru pendamping, Jangan Mengamalkan tanpa
selanjutnyamulai membaca ayat:innama amruhu idzaa arooda syai-an ay yaquula lahu kun fayakun (qs yaasiin, 82). urutan amalan itu dilakukan selama 40 kali setiap hari selesai sholat jum’at. pada jum’at pertama baca 1 x, jumat kedua 2 x,
Apapunalasan Anda untuk mencari artikel tentang bahasa arab innama amruhu ida aroda saian, yang pasti kunjungan Anda di situs ini tidak akan sia-sia karena di halaman yang Anda buka dan baca ini memuat konten artikel yang lengkap yang berkaitan dengan informasi tentang bahasa arab innama amruhu ida aroda saian yang sedang Anda cari.
8lGUZ. Amalan Asmaul Husna Untuk Kekayaan, Berikut Tata Cara Amalannya. Coba Pratekkan! – Assalamualaikum warhamatullahi wabarakatuh. Hallo saudaraku semua. Allah adalah Maha Segalanya dan itu semua tergambar dalam 99 Asmaul Husna. Asmaul Husna mengandung asma asma Allah yang Agung. Dan diantara semua Asma Allah tersebut, ada salah satu asma Allah yang digunakan sebagai wirid kekayaan atau wirid pembuka pintu rezeki. Sebuah Wirid untuk membuka aura kerezekian, membuka aura kekayaan dan membuka pintu rezeki. Apabila mau mengamalkan doa wirid asmaul husna ini dengan baik dan benar Insya Allah akan mendapatkan berkahnya yang begitu besar. Amalan Asmaul Husna untuk kekayaan ini mengandung wirid yang diambil dari salah satu Asma Allah. Ada sebuah wirid doa dan tata caranya. Adapun secara lengkap akan saya bagikan kepada Anda, berikut ini! Amalan Asmaul Husna Untuk Kekayaan YA BASITHU Bacaan Amalan Asmaul Husna Untuk kerezekian dan Kekayaan adalah sangat singkat, yaitu “YA BASITHU” Ya Basithu Yang berarti “Maha Melapangkan Rezeki”. Jika diamalkan, maka seseorang tersebut akan Diberi jalan rezeki yang lapang, mudah dan berkah serta Diberikan kekayaan yang sempurna serta ilmunya selalu bertambah. Cara Mengamalkan Asmaul Husna Untuk Kerezekian dan Kekayaan Adapun cara mengamalkan salah satu bacaan Amalan Asmaul Husna ini antara lain Untuk manfaat sebagai rezeki yang lapang, membaca “Yaa Basithu” 300 kali setiap hari, dibaca setiap selesai shalat zhuhur dan dikerjakan secara rutin terus menerus. Untuk kekayaan yang sempurna yaitu dengan membaca 300 kali setiap selesai shalat lima waktu sambil mengangkat kedua belah tangan seperti ketika berdoa. Selesai membaca lalu kedua tangan diusapkan ke wajah. Itulah Amalan Asmaul Husna Untuk kerezekian dan juga Kekayaan yang dapat saya sampaikan. Semoga menambah khasanah pengetahuan kita di bidang ilmu hikmah, menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nah, bagi Anda yang ingin berkonsultasi dengan saya masalah karir, pekerjaan, masalah keuangan dan lain sebagainya maka Anda bisa langsung hubungi nomor admin saya lebih dahulu di bawah ini! Artikel Lainyaya mughni 1000xamalan asmaul husna untuk kekayaan amalan pembuka rezeki asmaul husna buat kekayaan asmaul husna minta kekayaan asmaul husna pemberi kekayaan asmaul husna penarik kekayaan asmaul husna untuk kecantikan asmaul husna untuk kekayaan asmaul husna untuk kekayaan cepat asmaul husna untuk kekayaan harta asmaul husna untuk meminta kekayaan bacaan asmaul husna untuk kekayaan cara mengamalkan ya fattah ya rozak doa asmaul husna lengkap doa mendatangkan rezeki dengan cepat doa pembuka asmaul husna dzikir pembuka rezeki mustajab dzikir penarik rezeki dari segala penjuru keajaiban asmaul husna khasiat asmaul husna untuk kekayaan khasiat asmaul husna untuk rezeki wirid asmaul husna pembuka rezeki wirid asmaul husna untuk jodoh wirid asmaul husna untuk kekayaan wirid asmaul husna untuk kesembuhan wirid asmaul husna untuk kesembuhan penyakit wirid asmaul husna untuk kewibawaan wirid asmaul husna untuk melunasi hutang wirid asmaul husna untuk pengasihan wirid asmaul husna untuk penyembuhan wirid asmaul husna untuk rezeki wirid pembuka rezeki wirid rezeki berlimpah ya fattah ya razzaq ya ghani ya mughni ya mughni 1000x ya mughni artinya zikir asmaul husna untuk kaya Navigasi pos
Diriwayatkan dari Amir al-Mukminin pemimpin kaum beriman Abu Hafsh Umar bin al-Khattab radhiyallahu’anhu beliau mengatakan Aku mendengar Rasulullahshallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat. Setiap orang hanya akan mendapatkan balasan tergantung pada niatnya. Barangsiapa yang hijrah karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya akan sampai kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya karena menginginkan perkara dunia atau karena wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya hanya mendapatkan apa yang dia inginkan.” HR. Bukhari [Kitab Bad’i al-Wahyi, hadits no. 1, Kitab al-Aiman wa an-Nudzur, hadits no. 6689] dan Muslim [Kitab al-Imarah, hadits no. 1907].Faedah haditsMacam-macam niatPentingnya IkhlasFaedah haditsHadits yang mulia ini menunjukkan bahwa niat merupakan timbangan penentu kesahihan amal. Apabila niatnya baik, maka amal menjadi baik. Apabila niatnya jelek, amalnya pun menjadi jelek Syarh Arba’in li an-Nawawi, sebagaimana tercantum dalam ad-Durrah as-Salafiyah, hal. 26.Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah mengatakan, “Bukhari mengawali kitab Sahihnya [Sahih Bukhari] dengan hadits ini dan dia menempatkannya laiknya sebuah khutbah [pembuka] untuk kitab itu. Dengan hal itu seolah-olah dia ingin menyatakan bahwa segala amal yang dilakukan tidak ikhlas karena ingin mencari wajah Allah maka amal itu akan sia-sia, tidak ada hasilnya baik di dunia maupun di akhirat.” Jami’ al-’Ulum, hal. 13Ibnu as-Sam’ani rahimahullah mengatakan, “Hadits tersebut memberikan faedah bahwa amal-amal non ibadat tidak akan bisa membuahkan pahala kecuali apabila pelakunya meniatkan hal itu dalam rangka mendekatkan diri [kepada Allah]. Seperti contohnya; makan -bisa mendatangkan pahala- apabila diniatkan untuk memperkuat tubuh dalam melaksanakan ketaatan.” Sebagaimana dinukil oleh al-Hafizh Ibnu Hajar di dalam Fath al-Bari [1/17]. Lihat penjelasan serupa dalam al-Wajiz fi Idhah Qawa’id al-Fiqh al-Kulliyah, hal. 129, ad-Durrah as-Salafiyah, hal. 39-40Ibnu Hajar rahimahullah menerangkan, hadits ini juga merupakan dalil yang menunjukkantidak bolehnya melakukan suatu amalan sebelum mengetahui hukumnya. Sebab di dalamnya ditegaskan bahwa amalan tidak akan dinilai jika tidak disertai niat [yang benar].Sementara niat [yang benar] untuk melakukan sesuatu tidak akan benar kecuali setelah mengetahui hukumnya Fath al-Bari [1/22].Macam-macam niatIstilah niat meliputi dua hal; menyengaja melakukan suatu amalan [niyat al-amal] dan memaksudkan amal itu untuk tujuan tertentu [niyat al-ma’mul lahu].Yang dimaksud niyatu al-’amal adalah hendaknya ketika melakukan suatu amal, seseorang menentukan niatnya terlebih dulu untuk membedakan antara satu jenis perbuatan dengan perbuatan yang lain. Misalnya mandi, harus dipertegas di dalam hatinya apakah niatnya untuk mandi biasa ataukah mandi besar. Dengan niat semacam ini akan terbedakan antara perbuatan ibadat dan non-ibadat/adat. Demikian juga, akan terbedakan antara jenis ibadah yang satu dengan jenis ibadah lainnya. Misalnya, ketika mengerjakan shalat [2 raka’at] harus dibedakan di dalam hati antara shalat wajib dengan yang sunnah. Inilah makna niat yang sering disebut dalam kitab-kitab niyat al-ma’mul lahu maksudnya adalah hendaknya ketika beramal tidak memiliki tujuan lain kecuali dalam rangka mencari keridhaan Allah, mengharap pahala, dan terdorong oleh kekhawatiran akan hukuman-Nya. Dengan kata lain, amal itu harus ikhlas. Inilah maksud kata niat yang sering disebut dalam kitab aqidah atau penyucian jiwa yang ditulis oleh banyak ulama salaf dan disabdakan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Di dalam al-Qur’an, niat semacam ini diungkapkan dengan kata-kata iradah menghendaki atau ibtigha’ mencari. Diringkas dari keterangan Syaikh as-Sa’di dalam Bahjat al-Qulub al-Abrar, sebagaimana tercantum dalam ad-Durrah as-Salafiyah, hal. 36-37 dengan sedikit penambahan dari Jami’ al-’Ulum oleh Ibnu Rajab hal. 16-17Pentingnya IkhlasAllah ta’ala berfirman yang artinya, “Allah yang menciptakan kematian dan kehidupan dalam rangka menguji kalian; siapakah di antara kalian orang yang terbaik amalnya.” QS. al-Mulk 2.al-Fudhail bin Iyadh rahimahullah menafsirkan makna yang terbaik amalnya’ yaitu yang paling ikhlas dan paling benar’. Apabila amal itu ikhlas namun tidak benar, maka tidak akan diterima. Begitu pula apabila benar tapi tidak ikhlas, maka juga tidak diterima. Ikhlas yaitu apabila dikerjakan karena Allah. Benar yaitu apabila di atas sunnah/tuntunan Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Hilyat al-Auliya’ [8/95] sebagaimana dinukil dalam Tajrid al-Ittiba’ fi Bayan Asbab Tafadhul al-A’mal, hal. 50. Lihat pula Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 19Pada suatu saat sampai berita kepada Abu Bakar tentang pujian orang-orang terhadap dirinya. Maka beliau pun berdoa kepada Allah, ”Ya Allah. Engkau lah yang lebih mengetahui diriku daripada aku sendiri. Dan aku lebih mengetahui diriku daripada mereka. Oleh sebab itu ya Allah, jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka kira. Dan janganlah Kau siksa aku karena akibat ucapan mereka. Dan ampunilah aku dengan kasih sayang-Mu atas segala sesuatu yang tidak mereka ketahui.” Kitab Az Zuhd Nu’aim bin Hamad, dinukil dari Ma’alim fi Thariq Thalabil Ilmi, hal. 119Mutharrif bin Abdullah rahimahullah mengatakan, “Baiknya hati dengan baiknya amalan, sedangkan baiknya amalan dengan baiknya niat.” Sebagaimana dinukil oleh Ibnu Rajab dalam Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 19. Ibnu al-Mubarak rahimahullah mengatakan,“Betapa banyak amal kecil menjadi besar karena niat. Dan betapa banyak pula amal besar menjadi kecil gara-gara niat.” Sebagaimana dinukil oleh Ibnu Rajab dalam Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 19Seorang ulama yang mulia dan sangat wara’ berhati-hati Sufyan Ats Tsauri rahimahullahberkata, ”Tidaklah aku menyembuhkan sesuatu yang lebih sulit daripada niatku.” Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil Ilmi, hal. 19Pada suatu ketika sampai berita kepada Imam Ahmad bahwa orang-orang mendoakan kebaikan untuknya, maka beliau berkata, ”Semoga saja, ini bukanlah bentuk istidraj yang membuatku lupa diri.” Siyar A’lamin Nubala’, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil Ilmi, hal. 22Begitu pula ketika salah seorang muridnya mengabarkan pujian orang-orang kepada beliau, maka Imam Ahmad mengatakan kepada si murid, ”Wahai Abu Bakar. Apabila seseorang telah mengenali hakikat dirinya sendiri maka ucapan orang tidak akan berguna baginya.” Siyar A’lamin Nubala’, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil Ilmi, hal. 22Ad Daruquthni rahimahullah mengatakan, ”Pada awalnya kami menuntut ilmu bukan semata-mata karena Allah, akan tetapi ternyata ilmu enggan sehingga menyeret kami untuk ikhlas dalam belajar karena Allah.” Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil Ilmi, hal. 20Asy Syathibi rahimahullah mengatakan, ”Penyakit hati yang paling terakhir menghinggapi hati orang-orang salih adalah suka mendapat kekuasaan dan gemar menonjolkan diri.” Al I’tisham, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil Ilmi, hal. 20Di dalam biografi Ayyub As Sikhtiyani disebutkan oleh Syu’bah bahwa Ayyub mengatakan,”Aku sering disebut orang, namun aku tidak senang disebut-sebut.” Siyar A’lamin Nubala’, dinukil dari Ma’alim fii Thariq Thalabil Ilmi, hal. 22Seorang ulama mengatakan, ”Orang yang benar-benar berakal adalah yang mengenali hakikat dirinya sendiri serta tidak terpedaya oleh pujian orang-orang yang tidak mengerti hakikat dirinya” Dzail Thabaqat Hanabilah, dinukil dari Ma’alim fi Thariq Thalabil Ilmi, hal. 118Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, ”Tahun ibarat sebatang pohon sedangkan bulan-bulan adalah cabang-cabangnya, jam-jam adalah daun-daunnya dan hembusan nafas adalah buah-buahannya. Barang siapa yang pohonnya tumbuh di atas kemaksiatan maka buah yang dihasilkannya adalah hanzhal buah yang pahit dan tidak enak dipandang, pent sedangkan masa untuk memanen itu semua adalah ketika datangnya Yaumul Ma’aad kari kiamat. Ketika dipanen barulah akan tampak dengan jelas buah yang manis dengan buah yang pahit. Ikhlas dan tauhid adalah sebatang pohon’ di dalam hati yang cabang-cabangnya adalah amal-amal sedangkan buah-buahannya adalah baiknya kehidupan dunia dan surga yang penuh dengan kenikmatan di akherat. Sebagaimana buah-buahan di surga tidak akan akan habis dan tidak terlarang untuk dipetik maka buah dari tauhid dan keikhlasan di dunia pun seperti itu. Adapun syirik, kedustaan, dan riya’ adalah pohon yang tertanam di dalam hati yang buahnya di dunia adalah berupa rasa takut, kesedihan, gundah gulana, rasa sempit di dalam dada, dan gelapnya hati, dan buahnya di akherat nanti adalah berupa buah Zaqqum dan siksaan yang terus menerus. Allah telah menceritakan kedua macam pohon ini di dalam surat Ibrahim.” Al Fawa’id, hal. 158.Syaikh Prof. Dr. Ibrahim ar-Ruhaili hafizhahullah mengatakan, “Ikhlas dalam beramal karena Allah ta’ala merupakan rukun paling mendasar bagi setiap amal salih. Ia merupakan pondasi yang melandasi keabsahan dan diterimanya amal di sisi Allah ta’ala, sebagaimana halnya mutaba’ah mengikuti tuntunan dalam melakukan amal merupakan rukun kedua untuk semua amal salih yang diterima di sisi Allah.” Tajrid al-Ittiba’ fi Bayan Asbab Tafadhul al-A’mal, hal. 49—Penulis Abu Mushlih Ari Wahyudi, SSi. Artikel
Artikel ini dibuat atas pesanan sdr Zul dari Singapura yang entah bagaimana nyasar ke blog saya dan ingin bisa menumbuh kembangkan dalam dirinya enerji Illahi dari ayat suci Al Quran “ Inamaa amruhu….” Yang ada didalam Surat Yasiin ayat 82.. Bunyinya adalah “ Inamaa amruhu idza aradaa sya’an an yakulallahu kun faya kun” yang berarti “Sesungguhnya bilamana Allah menghendaki sesuatu terjadi, maka terjadilah..”…. Ayat ini bila maknanya diyakini secara serius dan melalui pemahaman yang benar, akan menghasilkan enerji Illahi yang maha dahsyat, tidak terduga dan terbayangkan bisa terjadi…sering dibilang tidak masuk akal, tidak masuk logika… Ayat ini adalah dasar dari ilmu “Kun Faya Kun” yang dipelajari oleh para praktisi spiritual Islam…yaitu ilmu yang bisa menghadirkan enerji Illahi dalam kenyataan hidup nyata…atau suatu yang miracle… Ilmu Kun faya Kun ini dikenal sebagai kelebihan dari para wali sanga dalam penyebaran agama Islam,…..terutama Sunan Kalijaga….Ilmu ini terutama digunakan untuk melakukan “Amar Maruf Nahi Munkarmenegakan kebenaran, kejujuan dan keadilan dijalan Allah dan menghancurkan kebathilan”…Sama sekali bukan untuk berbuat sombong apalagi dzalim… lmu ini sekaligus bisa digunakan untuk menetralkan/menghilangkan ilmu black magic apapun ini menurut pengalaman saya sendiri selama 30 tahun menjadi praktisi spiritual, disamping karier resmi sebagai tentara…. Untuk mendapatkan enerji “Kun Faya Kun” ini, kita harus melakukan latihan mental spiritual yang kuat, antara lain melakukan puasa sunah 7 Senin & 7 kamis dimulai pada awal bulan Muharam, selama 25 jam nonstop, mulai dari jam 5 sore sam pai jam 6 sore hari berikutnya, dengan niat ingin mendapatkan Ridho Illahi…. Selama menjalankan puasa 7 Senin 7 Kamis tersebut, harus pantang MOLIMO Maling, Main Perempuan, Main Judi, Mabuk, Madat/Narkoba dan melakukan shalat wajib tidak boleh ada yang ketinggalan….Selain itu tekan nafsu duniawi dan ego sampai titik nol…Semua yang dilakukan harus dalam rangka mengabdi kepada Allah…Jihad Fisabilillah.. Pada saat nanti anda merasakan bahwa anda siap untuk mati setiap saat dengan pasrah dan ikhlas, maka enerji Kun Faya Kun sudah bersama anda…dalam ESQ Leadership Center kondisi ini disebut 1/0=~…artinya…..sewaktu anda sudah berserah diri seratus persen kepada Allah dan ego anda sudah berada dititik nol, maka akan timbul energy Illahi yang tidak terbatas…. Ayat ini diwiridkan/baca dalam hati sebanyak mungkin semampu anda setiap selesai shalat wajib, sambil menghayati maknanya, yaitu, bagi Allah SWT, tidak ada yang tidak mungkin, maka bilamana kita hilangkan kesombongan, egoisme dan merasa diri hebat, kemudian merendahkan diri dan hati kita serendah mungkin, berserah diri kepada Allah sepenuhnya, karena pada prinsipnya semua rezeki, jodoh dan ajal itu pada akhirnya hanya Allah yang menentukan….Biar seribu orang akan mencelakai kita,tapi kalau kita berserah diri sepenuhnya kepada Allah, kita akan selamat juga….. Sebaiknya wiridnya ditambah dengan “Subhanallah, Walhamdulillah, Wala illaha ilallah, Wallahu Akbar, Wala haula wala kuwata, ilabialahil aliyil adzim”….sebanyak mungkin, setiap selesai salat fardhu. Tapi lebih baik lagi selalu diwirid didalam hati terus menerus sesering mungkin sepanjang hari… Hanya harus ditekankan bahwa dalam menjalani tirakat ilmu ini, tidak boleh ada niat untuk “Ria/pamer”, ujub takabur apalagi sampai “syirik”…seratus 100% harus dalam rangka “amar maruf nahi munkar”, hanya untuk membela kejujuran, kebenaran dan keadilan dijalan Tuhan Allah… Dalam pengalaman hidup saya, saya pernah menjadi merasa hebat karena merasa telah mampu mendapatkan hidayah ilmu ini….maka Allah segera mengingatkan saya dengan berbagai pinalti/hukuman dalam kehidupan nyata, untuk mengingatkan bahwa “we are nothing without support of God”…Bahkan kakak perguruan saya pinaltinya lebih berat, mobil yang dia tumpangi dan badannya hancur tertabrak bus…. Sebelum menjalani tirakat ini, tanya pada diri sendiri, apakah anda tidak akan sombong, ria, ujub takabur dan syirik nantinya, merasa dirinya sakti?..tanya dalam hati baik baik….kalau jawabnya betul sanggup tidak akan sombong, takabur dan syirik,… jalani tirakat ini, akan saya bimbing terus…bahkan akan saya berikan ilmu silat Nur Illahi yang sering saya gunakan sebagai senjata pamungkas dalam melakukan amar maruf nahi munkar.. Silat tenaga dalam Nur Illahi ini adalah merupakan pelengkap dari para praktisi spiritual yang ingin melakukan penegakan hukum dijalan Allah, berupa amar maruf nahi munkar….Dalam situs ini saya telah menulis artikel tentang silat tenaga dalam Nur Illahi ini dan pemanfaatannya, silahkan cari dan baca dengan teliti… Silat tenaga dalam Nur Illahi ini pada dasarnya disamping latihan berserah diri kepada Allah, juga latihan jurus tenaga dalam yang memaksimalkan kemampuan Cakra Solar Plexus yang letaknya di atas pusar, sekitar ulu hati, untuk mampu menyerap dan mendayagunakan enerji Solar/Matahari yang terkumpul didaerah Cakra Solar Plexus untuk pertarungan hidup dan mati, melalui latihan jurus silat tenaga dalam. Kalau anda serius dan mau melakukan petunjuk saya dengan teliti dan serius, Tuhan akan mempertemukan kita nanti disuatu tempat….tapi jalani dulu petunjuk saya di blog ini…OK? Saya juga sarankan ada baiknya anda juga ikut training ESQ LC yang sering diadakan di Malaysia oleh Ary Ginanjar Agustian…agar anda lebih memahami tentang bagaimana mengakses Zero Mind Power Kun faya Kun tersebut…dan anda dengan saya berada dalam satu frequensi… Agak sulit saya menjelaskan tentang hakekat kecerdasan spiritual dan enerji Ilahi yang terkandung dalam ayat suci Al Quran kalau anda belum mengikuti training ESQ emotioanal and spiritual quotient Leadership Centernya Ary Ginanjar Agustian…. Training tersebut secara rutin diadakan di Kuala Lulmpur Malaysia dan Batam, dekat dengan anda…Banyak muslim warga Singapura yang ikut dan sekarang telah menjadi alumninya…Kedua anak kembar saya adalah trainer di ESQ LC tersebut…Sehingga anda mungkin bisa ketemu anak saya dulu di Malaysia atau Batam, sebelum ketemu saya….. Sementara ini dulu penjelasan saya…nanti disambung lagi…..Wassalam wrwb..
khasiat amalan innama amruhu