♠️ Allah Senantiasa Menolong Hamba Selama Ia Menolong Saudaranya
Berkataasy-Syaikh Muhammad bi Shalih al-Utsaimin rahimahullah, “Bahwa Allah ta’ala menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya. Di dalam hadits ini terdapat motivasi untuk menolong saudaranya dari kaum muslimin di dalam segala yang perkara yang mereka butuh pertolongan.
2 Menolong Saudara Ditolong Allah. "وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ". Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama si hamba selalu menolong saudaranya. Lihat juga: Tega, Diam-Diam Wanita Ini Dinikahkan Paksa Oleh Pamannya.
Siapasaja memudahkan urusan orang yang mengalami kesulitan, maka Allah akan memudahkan urusannya baik di dunia maupun diakhirat. Siapa saja yang menutupi kejelekan seorang muslim, maka Allah akan menutupi kejelekannya didunia dan diakhirat, dan Allah senantiasa member pertolongan kepeda hamba-Nya selama ia menolong saudaranya.” ( HR.
Barangsiapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya”. Kantor, 10 Oktober 2017
Barangsiapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya“. (HR.
Allah senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya.” (HR. Muslim no. 2699).” #PejuangKebaikan maukah menjadi bagian di Bulan Ramadhan untuk membahagiakan jutaan yatim yang membutuhkan?
HadistTolong Menolong : Allah senantiasa menolong hambanya, Selama hambanya menolong saudaranya (HR Muslim) Partai Nasdem - Hendaknya sesama manusia untuk saling tolong menolong secara ikhlas, niscaya Allah akan menolong segala urusan kita. Seperti tertulis dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT senantiasa menolong
Kebahagiaanpun mungkin tak akan pernah ia rasakan. Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya. Barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk memperoleh ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di suatu rumah Allah (masjid); membaca kitab
Allahsenantiasa akan menolong hamba selama ia menolong saudaranya. Siapa yang menempuh jalan menuntut ilmu, Allah akan memberikan ia kemudahan menuju surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di rumah Allah, lalu ia membaca kitab Allah, lalu ia mengajarkan satu dan lainnya, melainkan akan turun kepadanya ketenangan,
Allah senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya.” (HR. Muslim no. 2699) Allâh senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya. Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allâh akan mudahkan baginya jalan menuju Surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allâh (masjid
dukadan kesulitan hidup di dunia, maka Allah akan melapangkannya dari kesulitan duka dan kesulitan di hari kiamat. Dan barangsiapa yang memudahkan urusan seseorang, maka Allah akan memberikan kemudahan baginya di dunia dan akhirat. Dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya tersebut menolong saudaranya". (HR. Muslim, Abu
Padasaat terjadi, di antara masalah bisa diatasi secara spontan meski tanpa persiapan. “Dan Allah senantiasa menolong hamban-Nya selagi hamba itu sudi menolong saudaranya.” (HR Muslim). Membantu saudara yang kesulitan tidak dibatasi oleh sekat nasab, dikenal atau belum, maupun sekat wilyayah dan negara. Karena orang-orang mukmin itu
fKDelGg. Dari Abu Hurairah radliyallahu anhu berkata, telah bersabda Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam,وَ اللهُ فىِ عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فىِ عَوْنِ أَخِيْهِ “Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya”. [HR Muslim 2699, at-Turmudziy 1930, 1425, 2945, Abu Dawud 4946, Ibnu Majah 225 dan Ahmad II/ 252, 296, 500, 514. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy Shahih] Berkata asy-Syaikh Salim bin Ied al-Hilaliy hafizhohullah, “Pemberian pertolongan seorang hamba terhadap saudaranya itu dapat menyebabkan pertolongan Allah kepada hamba tersebut”. Berkata asy-Syaikh Muhammad bi Shalih al-Utsaimin rahimahullah, “Bahwa Allah ta’ala menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya. Di dalam hadits ini terdapat motivasi untuk menolong saudaranya dari kaum muslimin di dalam segala yang perkara yang mereka butuh pertolongan. Sehingga dalam perkara mendahulukan kedua sandal bagi saudaranya tersebut, mempersilahkannya untuk naik kendaraan dan mendekatkan permadaninya untuknya dan selainnya. Namun motivasi menolong saudaramu yang muslim itu terikat dengan perbuatan baik dan ketakwaaan. Hal ini karena firman Allah ta’ala Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa. QS al-Maidah/ 5 2. Hadits ini diriwayatkan pula oleh Abu Dawud dan al-Turmudzi dengan redaksi yang sama. Jika ingin mendapat pertolongan Allah, maka mesti senantiasa menolong sesama manusia. Allah SWT senantiasa menolong orang yang selalu memberikan pertolongan. Dalam hadits riwayat al-Hakim diterangkan bahwa Rasul SAW pernah ditanya tentang amal yang utama. Di antara amal yang paling utama adalah 1 menolong sesama, 2 membahagiakan orang yang bersedih, dan 3 mengantar teman yang sedang kebingungan mencari jalan. Bahkan beliau menandaskan "Seseorang yang pergi dengan temannya untuk membantu mengatasi masalah atau suatu keperluan, itu lebih utama dibanding dengan I’tikaf di Masjid ku ini sambil berisyarat dengan jari ke Masjid Nabawi, selama dua bulan." HR. al-Hakim
Bantulah Orang Lain, Allah Akan Membantu Anda!Begitu kira-kira kandungan hadits shahih berikut ini, yang berisi konsep tolong-menolong ta'awun dalam Islam."Barangsiapa yang membantu menghilangkan satu kesedihan kesusahan dari sebagian banyak kesusahan orang mukmin ketika didunia maka Allah akan menghilangkan satu kesusahan kesedihan dari sekian banyak kesusahan dirinya pada hari kiamat kelak. Dan barangsiapa yang memberikan kemudahan membantu kepada orang yang kesusahan, niscaya Allah akan membantu memudahkan urusannya didunia dan di akhirat. Dan barangsiapa yang menutup aib orang muslim , niscaya Allah akan menutup aibnya dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah akan selalu menolong seorang hamba selama dia gemar menolong saudaranya" HR. Muslim.Membantu orang lain, dengan demikian, hakikatnya adalah membantu diri sendiri, yaitu mengundang datangnya bantuan/pertolongan Allah Saw menegaskan, orang yang membantu orang lain yang sedang dalam kesusahan, maka akan mendapatkan bantuan Allah di hari akhirat yang membantu orang yang kesusahan, akan dibantu Allah dalam mengatasi urusannya di dunia dan di pun akan menutup aib keburukan seseorang yang menutup aib orang di atas ditutup dengan penegasanاللهُ فىِ عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فىِ عَوْنِ أَخِيْهِ "Allah SWT akan membantu hamba-Nya selama si hamba suka membantu orang lain."Menurut Syaikh Salim bin Ied al-Hilaliy, pemberian pertolongan seorang hamba terhadap saudaranya itu dapat menyebabkan pertolongan Allah kepada hamba Syaikh Muhammad bi Shalih al-Utsaimin, Allah ta’ala menolong seorang hamba selama hamba itu menolong dalam hadits ini terdapat motivasi untuk menolong saudaranya dari kaum Muslimin di dalam segala yang perkara yang mereka butuh dalam Islam harus dalam perbuatan baik dan ketakwaaan. Dilarang saling tolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan.“Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” QS. Al-Maidah 5 2Demikian prinsip tolong-menolong dalam Islam. Wallahu a'lam.
Manusia tidak dapat hidup tanpa manusia lain karena kodratnya sebagai makhluk sosial. Untuk itu, dalam kesehariannya kita perlu menumbuhkan rasa saling peduli dan memiliki terhadap sesama, yang tentunya dalam hal agar terhindar dari sikap asosial, menumbuhkan kepedulian terhadap orang lain juga dapat mendatangkan kebaikan dari Allah SWT. Rasulullah SAW pun mengajarkan kita untuk menjaga sifat baik satu ini. Nah, berikut beberapa keutamaan menolong orang lain menurut Menjadi manusia dengan sifat yang dicintai Allah SWTilustrasi menolong orang lain e Kainat WelfareSalah satu sifat Allah SWT yakni Maha Indah dan sangat mencintai segala keindahan. Begitu pula kepada umat-Nya yang menjaga diri dari sifat dan perbuatan buruk seperti bergosip, pelit, dan bermuka diterangkan Rasulullah SAW ketika ditanya Sahabat perihal siapa manusia yang paling dicintai Allah SWT, “Yaitu manusia yang paling banyak bermanfaat dan berguna bagi manusia yang lain. Sedangkan perbuatan yang paling dicintai Allah adalah memberikan kegembiraan kepada orang lain atau menghapus kesusahan orang lain, atau melunasi utang orang yang tidak mampu untuk membayarnya, atau memberi makan kepada mereka yang sedang kelaparan dan jika seseorang itu berjalan untuk menolong orang yang sedang kesusahan itu lebih aku sukai daripada beri’tikaf di masjidku ini selama satu bulan.” HR. ThabraniSaling tolong-menolong dalam kebaikan tentu merupakan sikap baik yang perlu dijaga. Tidak hanya menjadi manusia yang dicintai Allah SWT, dengan menolong orang lain, kita pun jadi lebih memaknai arti Dimudahkan urusannya, baik di dunia maupun akhirat kelakIlustrasi membantu Pexels/Ketut SubiantoTempat memohon pertolongan hanyalah Allah SWT. Meski kamu sudah berdoa sepanjang waktu, namun kamu belum juga keluar dari kesulitan. Coba evaluasi diri kembali, barangkali sebelumnya kamu kurang membantu orang lain yang tengah kesulitan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya.” HR. MuslimUntuk itu, kalau ingin dimudahkan urusan di dunia dan akhirat, jangan ragu buat lebih ringan tangan, ya! Namun, hati-hati juga! Jangan sampai kamu jadi mudah dimanfaatkan!3. Mendapat kemurahan dan rahmat dari Allah SWTilustrasi orang bahagia PiacquadioKeutamaan menolong orang lain selanjutnya, yakni lebih mudah mendapat bantuan dari Allah SWT. Seperti diriwayatkan dalam hadis berikut “Sesungguhnya Allah akan menolong seorang hamba-Nya selama hamba itu menolong orang lain.” HR. Muslim, Abu Daud dan TirmidziAllah SWT memberi porsi sesuai dengan apa yang telah dilakukan umat-Nya sebelumnya. Seperti kisah sahabat Rasulullah SWT, Abdurrahman bin Auf, yang takut masuk surga paling akhir karena terlalu banyak harta. Ia pun mulai menghabiskan hartanya untuk menyokong keperluan perang Tabuk, membeli tanah pasar agar pedagang muslim berbisnis tanpa uang sewa, dan membantu menghidupi keluarga menjadi miskin, Abdurrahman bin Auf justru semakin kaya. Karena sebetulnya yang dilakukannya adalah sedang berinfak dan menolong orang lain di jalan Allah SWT. Baca Juga 5 Hadis agar Bersemangat Baca Al-Qur'an di Bulan Suci Ramadan 4. Mengeratkan kerukunan dengan orang lainilustrasi berkumpul bersama kerap menjumpai masyarakat yang saling membantu menyiapkan keperluan hajatan orang lain, gotong royong membersihkan lingkungan, dan merenovasi masjid. Rasulullah SAW pun pernah bersabda, “Mukmin yang satu dengan yang lainnya bagaikan sebuah bangunan yang saling memperkuat antara sebagian dengan sebagian yang lainnya.” HR. Bukhari.Maksud dari hadis tersebut ialah sikap tolong-menolong yang dibangun dalam kebersamaan, akan mengeratkan kerukunan. Karena hal tersebut merupakan fondasi utama dalam membentuk masyarakat yang Mendapat ampunan dan dinaikkan derajatnya di hari akhirilustrasi berdoa ProductionBerbuat baik yang didasari ketulusan tentu akan mendapat imbalan yang baik, begitu pula dengan menolong orang lain. Besaran ganjaran dari menolong orang lain pun telah diterangkan Rasulullah SAW dengan bersabda “Barang siapa menolong orang yang sangat membutuhkan, maka Allah mencatatnya sebanyak 73 ampunan. Satu ampunan terdapat kebaikan semua masalahnya, yang 72 menaikkan derajatnya pada hari kiamat.” HR. Bukhari dan Baihaqi.Menolong orang lain bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun. Tidak hanya kepada kerabat dekat, kamu juga bisa menjadi relawan korban bencana, berbagi nasi kotak sepulang kerja, dan melakukan sedekah sepatutnya kita sebagai umat muslim yang bermasyarakat untuk meneladani sifat Rasulullah SAW serta para Sahabat yang gemar menolong orang lain. Lakukanlah dalam kadar semampu kamu dan dilandasi harapan berkah dari Allah SWT, ya!Penulis Langgeng Irma Salugiasih Baca Juga 6 Makanan ini Ampuh Tingkatkan Imun Tubuh, Ada di Al-Qur'an dan Hadis
allah senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya